Apakah kemudian aku salah menempuh jalan.. ini..
memilihnya.. melalui dan meneguhkan hati pada pilihan ini...
Jika ini adalah sebuah jalan kebaikan yang dapat aku lakukan..
untuk membagi cinta.. dan saling memperbaiki diri..
Jika disini.. aku bisa merasa mempunyai arti..jadikanlah aku teguh memegang niatan ini..
Jika jalan yang harus ditempuh sperti ini.. .
temukanlah aku dengan hakikat.. sehingga tak ada perubahan niat..
Entah.. Aku mungkin sedang berada dipersimpangan...
dan tak tahu hendak kemana..
mimpiku mungkin bukan disana.. tapi disini...
bersama pilihan-pilihan...
adalah bukan idealisme ternyata... sebab ternyata aku juga bukan sosok yang idealis....
namun bagai pepatah lama.. ke roma tak hanya bisa ditempuh melalui satu cara...
Teguhkanlah, niatkanlah.. ini jalur hidupku,.. pilihanku..
jadikanlah semua ini bertautan.. menuju sebuah kebaikan..
Di dunia kita, bukan dunia mereka..
sebab dunia mereka terlalu tinggi,.. untuk digapai dan diraih...
yang begitu terpesona dengan atribut-atribut....
mesti sejatinya.. nurani mereka juga sangatlah tinggi...
namun hidup untuk berbagi.. kepada siapapun untuk siapapun...
seorang panglima tidak mesti menjadi yang terpandai,.. yang terpintar.. bermain pedang,.. yang termahir menunggang kuda...
sebab ia tidak memilih untuk dilahirkan menjadi seorang panglima.. atau hanya prajurit biasa...
Tersarikan pada 07:36 pm oleh
Averous