Tentang Apa..
Aku hanya ingin menulis,.. tentang apa.. aku engga tahu.. aku hanya ingin mencoba menulis kembali.. mencoba belajar menulis kembali.. agar apa-apa yang ada .. terbersit muncul tidak berhamburan begitu.. saja dan kemudian terbang terpendar.. sehingga aku tidak memperoleh apa-apa dalam ketiadaanku yang semakin tiada...
Dulu kala... aku sedang bermimpi menanti angin yang hadir untuk membantu mengangkat sayap-sayap lemahku terbang tinggi... mengepak terbang meninggalkan lembah. Aku begitu cemburu melihat para sahabat sudah beterbangan menjemput mimpinya dan aku masih belum beranjak dari sini. Padahal kala itu itu aku hanya berujar aku hanya perlu sehembus angin.
Ah namun memang mungkin belum masanya,.. seorang sahabat pernah berbisik memotivasi.. kalau sudah rejeki ga akan ketuker kok .. katanya...
Lalu tentang mimpi menemui seorang bidadari,.. ah kemudian harus terkubur jauh-jauh, tokh ternyata aku belum apa-apa.. masih dipenuhi dilematika.. masih penuh keawaman, tidak tahu apa-apa.. berbayang di bias batas abu-abu antara angan dan mimpi,.. antara boleh dan tidak boleh entah aku beranjak di bagian mana.
Lalu saat ini.. ada sehembus angin yang berhembus sejuk.. ah entah sepertinya seharusnya sejuk... begitu mesra membimbingku menapak tinggi. Aku fikir aku sudah mulai bisa terbang.. namun ternyata aku masih harus belajar terbang,.. selama ini aku begitu mendamba sehembus angin datang,.. namun aku lupa untuk belajar terbang... aku ingin belajar terbang sekarang..
Namun akankah aku tertinggal.. aku khawatir angin yang datang tak bersabar menanti dan menghempaskan ku kembali kelembah.. padahal pesonanya sat ini begitu menjanjikan. Aku ingin belajar terbang, angin tunggu aku yah... aku sedang belajar terbang sekarang.
Tentang pengetahuan,.. yang semuanya terlihat bukan terlihat sih.. memang penting untuk diketahui... aku diam dalam hening, terpaku dalam ketakberdayaan,.. aku tidak tahu apa-apa.. mengapa aku tidak paham ini itu. aku ingin belajar banyak... namun entah ada yang redup dalam tumpul.. aku begitu susah mencerna makna... adakah pemakluman bila aku tak faham hal hal fundamental karena keterbatasanku.. aku tidak tahu apa-apa..
Tentang mimpi yang menggoda.. di memasuki usia menjelang dan selepas 25. Ternyata pesona mahligai itu sungguh memikat.. dan menghabiskan energi.. untuk merenunginya.
Padahal aku masih ragu,.. bukan dari segi kebendaan.. namun lebih kepada yang lebih abstrak tentang tanggung jawab dan kembali lagi wawasan dan pengetahuan...
Memintal jalinan hidup itu ternyata indah yah.. walau tak seindah sentuhan mata... semuanya tidak datar datar saja.. banyak kelokan banyak terjal yang hadir.. dan menikmatinya sungguh mengasyikan..
Terkadang ketika semuanya sudah berlalu,.. sambil merenung menatap senja.. aku menemukan banyak hakikat yang terlewati.. bahwa kita bisa belajar dari banyak hal...begitu banyak moment yang terlewati dan tak terserap maknanya....
laboratorium terampuh memang kehidupan riil,.. dan aku begitu mendamba untuk menjumpai kembali saat saat yang terlewati dalam suatu bentuk lain dan suatu masa ketika itu hadir aku harap aku dapat tanggap cermat menyadarinya..
ah tentang apa aku ga tahu apa yang barusan terpaparkan..
ga usah di hiraukan yah...
aku hanya ingin terbang bebas..
menapak tinggi
dan melupakan semu..
/kalau dulu pernah ada satu pelabuhan mungil yang kemudian harus kau lupakan, kenapa tidak kau cari saja pelabuhan lain yang akan memberimu rasa damai yang lebih... (tyas ivanka)/
Tersarikan pada 10:02 pm oleh
Averous
Permalink