~*********************************************~
Averous Creativity
~*********************************************~

  


Image hosted by Photobucket.com

Disini Hadir Kembali
Dalam Kesederhanaan
Mencoba Meniti Langkah
Suara Hati disebuah Laman

Disini Hadir Kembali
Mencari sebuah Wacana
Menapaki Perjuangan hidup
Menggapai Mimpi dunia Maya

Disini Hadir Kembali
Image hosted by Photobucket.com
Image hosted by Photobucket.com

<< November 2009 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30

Image hosted by Photobucket.com




rss feed


SadBerhenti BerharapSad

cryHurmphcry

Aku tak percaya lagi
Dengan apa yang kau beri
Aku terdampar disini
Tersudut menunggu mati

Aku tak percaya lagi
Akan guna matahari
Yang dulu mampu terangi
Sudut gelap hati ini

Aku berhenti berharap
Dan menunggu datang gelap
Sampai nanti suatu saat
Tak ada cinta kudapat

Kenapa ada derita
Bila bahagia tercipta
Kenapa ada sang hitam
Bila putih menyenangkan

Reff : Aku pulang ….. tanpa dendam
Kuterima kekalahanku
Aku pulang…. tanpa dendam
Kusalutkan kemenanganmu

Kau ajarkan aku bahagia
Kau ajarkan aku derita
Kau tunjukkan aku bahagia
Kau tunjukkan aku derita
Kau berikan aku bahagia
Kau berikan aku derita

Reff :…


Rebahkan tangguhmu
Lepaskan perlahan
KAu akan mengerti, semua…

Reff :….


Tersarikan pada 11:22 am oleh Averous
Make a comment  

Tentang Apa..

Aku hanya ingin menulis,.. tentang apa.. aku engga tahu.. aku hanya ingin mencoba menulis kembali.. mencoba belajar menulis kembali.. agar apa-apa yang ada .. terbersit muncul tidak berhamburan begitu.. saja dan kemudian terbang terpendar.. sehingga aku tidak memperoleh apa-apa dalam ketiadaanku yang semakin tiada...

Dulu kala... aku sedang bermimpi menanti angin yang hadir untuk membantu mengangkat sayap-sayap lemahku terbang tinggi... mengepak terbang meninggalkan lembah.  Aku begitu cemburu melihat para sahabat sudah beterbangan menjemput mimpinya dan aku masih belum beranjak dari sini.   Padahal kala itu itu aku hanya berujar aku hanya perlu sehembus angin. 

Ah namun memang mungkin belum masanya,.. seorang sahabat pernah berbisik memotivasi.. kalau sudah rejeki ga akan ketuker kok .. katanya...

Lalu tentang mimpi menemui seorang bidadari,.. ah kemudian harus terkubur jauh-jauh, tokh ternyata aku belum apa-apa.. masih dipenuhi dilematika.. masih penuh keawaman, tidak tahu apa-apa.. berbayang di bias batas abu-abu antara angan dan mimpi,.. antara boleh dan tidak boleh entah aku beranjak di bagian mana.

Lalu saat ini.. ada sehembus angin yang berhembus sejuk.. ah entah sepertinya seharusnya sejuk... begitu mesra membimbingku menapak tinggi.  Aku fikir aku sudah mulai bisa terbang.. namun ternyata aku masih harus belajar terbang,.. selama ini aku begitu mendamba sehembus angin datang,.. namun aku lupa untuk belajar terbang... aku ingin belajar terbang sekarang..

Namun akankah aku tertinggal.. aku khawatir angin yang datang tak bersabar menanti dan menghempaskan ku kembali kelembah.. padahal pesonanya sat ini begitu menjanjikan.  Aku ingin belajar terbang, angin tunggu aku yah... aku sedang belajar terbang sekarang.

Tentang pengetahuan,.. yang semuanya terlihat bukan terlihat sih.. memang penting untuk diketahui... aku diam dalam hening, terpaku dalam ketakberdayaan,.. aku tidak tahu apa-apa.. mengapa aku tidak paham ini itu. aku ingin belajar banyak... namun entah ada yang redup dalam tumpul.. aku begitu susah mencerna makna... adakah pemakluman bila aku tak faham hal hal fundamental karena keterbatasanku.. aku tidak tahu apa-apa..

Tentang mimpi yang menggoda.. di memasuki usia menjelang dan selepas 25.  Ternyata pesona mahligai itu sungguh memikat.. dan menghabiskan energi.. untuk merenunginya.

Padahal aku masih ragu,.. bukan dari segi kebendaan.. namun lebih kepada yang lebih abstrak tentang tanggung jawab dan kembali lagi wawasan dan pengetahuan...

Memintal jalinan hidup itu ternyata indah yah.. walau tak seindah sentuhan mata... semuanya tidak datar datar saja.. banyak kelokan banyak terjal yang hadir.. dan menikmatinya sungguh mengasyikan..

Terkadang ketika semuanya sudah berlalu,.. sambil merenung menatap senja.. aku menemukan banyak hakikat yang terlewati.. bahwa kita bisa belajar dari banyak hal...begitu banyak moment yang terlewati dan tak terserap maknanya....

laboratorium terampuh memang kehidupan riil,.. dan aku begitu mendamba untuk menjumpai kembali saat saat yang terlewati dalam suatu bentuk lain dan suatu masa ketika itu hadir aku harap aku dapat tanggap cermat menyadarinya..

ah tentang apa aku ga tahu apa yang barusan terpaparkan..
ga usah di hiraukan yah...
aku hanya ingin terbang bebas..
menapak tinggi
dan melupakan semu..

/kalau dulu pernah ada satu pelabuhan mungil yang kemudian harus kau lupakan, kenapa tidak kau cari saja pelabuhan lain yang akan memberimu rasa damai yang lebih... (tyas ivanka)/


Tersarikan pada 10:02 pm oleh Averous
Make a comment  

Pengembaraan Maya

Ingin kemudian kurangkai kata
Namun tinta penaku t'lah luruh mengering bersama
duka
Ingin kulukiskan berjuta indah kejora
Namun kanvasku telah luruh lebur dalam air mata
maya

Lelah sudah aku mencari, menatih dan tertatih
dalam jejak-jejak langkah.
Mengayuh sebuah biduk rapuh, dalam
pengembaraan sunyi...
Sebuah sepi yang tidak pernah henti...

Aku hanya ingin sebuah kata saja... yang terlontar
di suatu saat...
Namun bila kemudian kelu yang hadir, diam seribu
bahasa,.. dalam sekian masa...
Sesungguhnya yang terjadi adalah aku sedang
membunuh rasa...
Yang ingin kutenggelamkan jauh-jauh...
Dan kukuburkan di lapisan volcano terdalam...
Maka kelu itu adalah sebuah pertempuran yang
tidak pernah dapat aku menangkan...

Dan bila kemudian suatu saat akhirnya ada kata
terucap...
Bukan sebuah pemuasan atas ingin yang begitu
menggejolak...
Sebab itu adalah wujud lain dari pembunuhan ego...
Yang mencoba bersembunyi dalam pendaman hati
yang dalam...
Namun terkadang meluap diam-diam...
Entah dalam bentuk expresi apa..

Adakah sebuah bodoh...
Dalam pencarian jalan, merekatkan sebongkah
asa .. dilautan badai..
Aku menaruh awamku begitu saja...
Dalam lautan asa yang debur gelombangnya
begitu menggelora...
Buih-buih pesonanya yang timbul tenggelam..
terhempas...
Dan memagnet dahsyat... Menggiringku ke
sebuah pusaran..
Atas nama Cinta.

Aku ingin mencintai-Mu sepenuhnya...
Sedalam hati yang tak pernah terselami...
Atau setinggi ego.. yang tak pernah terukur selalu
meninggi...

Sejak aku mengenal rasa cinta itu yang harus
hadir...
Dalam setiap detik perjalanan hidup,.. perpaduan
emosi dan realiti..
Ketika setiap hal yang dilakukan harus karena
cinta kepada-Nya..
Tertuju kepada-Nya..

Ah namun kemudian aku masih bodoh memakna-i
Cinta...
Aku hanya sebutir debu nebula yang bermimpi
menggapai kejora..
Namun adakah diriku salah.. ketika aku
mendamba sangat...
Untuk dapat berdekatan selalu,.. mendekap
hangat dan berbincang dekat..
Menghiasi malam-malam berduaan saja...
Menghabiskan Sisa malah menjelang subuh tiba..
Bercengkrama.. Menaruh sebuah
harapan...Memohonkan asa..


Tersarikan pada 06:31 am oleh Averous
Make a comment  

Dangerous Beauty

I find my self within her eyes
I long for more of my self to know
She hears, it seems, my silent cries
And makes my heart, my reason's foe

How can this be, to love so quickly?
"Love doesnot wait," is she reply
What magic weaves
her touch trick me
How can i now my love deny?

This Want on flesh
But love that brings me shame
Mocked by fate
Imprisoned by my womb
My jealousy possessed
Which slow consumes

An ice-cold, gloony vicious flame
I love the very weapons
which me wound

Tersarikan pada 06:39 pm oleh Averous
Make a comment  

Previous Page Next Page

Image hosted by Photobucket.com

Kotak Kesan Pesan
   
Image hosted by Photobucket.com



Image hosted by Photobucket.com

Cerita Rekan



Image hosted by Photobucket.com

Media



Image hosted by Photobucket.com



Blogdrive

 

 


Member of